PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Menguasai videografi sangat penting agar alur cerita dan pesan dalam membuat video tersampaikan. Termasuk ketika membuat video pendek. Namun, tidak semua teknik tersebut dikuasai orang. Terlebih jika video yang dihasilkan disandingkan dengan karya orang lain untuk menentukan yang terbaik. 

Oleh sebab itu, Babinsa Koramil 1016-07/Tewah Kodim 1016/Palangka Raya Koptu Agung Setiawan berbagi pengalamannya tentang videografi. Koptu Agung Setiawan memang tidak asing lagi dalam membuat video menarik. Terlebih lagi, bapak empat anak ini pernah bertugas di bagian penerangan Kodim Palangka Raya. Baginya, memfoto, membuat video adalah makanan sehari-hari. 

Kemampuan itu kemudian ia tularkan di tempat tugas yang baru. Salah satunya kepada guru dan peserta didik SMAN 1 Tewah, Kabupaten Gunung Mas. Di situ, Koptu Agung menyampaikan teknik videografi kepada mereka sebagai persiapan mengikuti lomba video pendek dalam rangka HUT TNI yang ke-78 tingkat Korem 102/Panju-panjung. 

"Jadi, dalam rangka menyemarakan HUT TNI ke-78 tahun ini, Korem 102/Pjg menggelar lomba video pendek bagi mahasiswa dan pelajar, dengan tema 'Bhakti TNI untuk Negeri'," ujar Agung, Senin. 

Ia menuturkan, untuk lebih memahami dunia videografi, hal utama yang harus dilakukan adalah mengetahui pengertian videografi, menguasai teknik pengambil gambar yang tepat dan sesuai. Ia juga menyarankan agar menggunakan kamera lebih dari satu supaya hasilnya menarik. 

--page

"Untuk menghasilkan video yang baik, adegan diambil secara konsisten dan beratur. Saat proses pembuatan video lebih baik menggunakan kamera lebih dari satu," pesannya. 

Koptu Agung tercatat sebagai babinsa baru di wilayah tersebut. Dia pun memiliki peran membantu siswa SMAN 1 Tewah untuk partisipasi dalam lomba video pendek. Ia berharap, apa yang disampaikan dapat dikuasai dan diterapkan sehingga video yang dihasilkan memiliki pesan menarik dan bermanfaat. (BUDI/Y)