BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rumah tahanan negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban dengan melakukan perbaruan penerangan di dalam fasilitasnya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengganti lampu bowhlam dengan downlight, dengan tujuan menghindari penggunaan kabel listrik di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan Kapuas, Toni Aji Priyanto mengatakan perbaruan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan mengurangi potensi risiko kebakaran yang diakibatkan oleh kabel listrik yang terpapar atau tidak terpasang dengan baik.
Dengan menggunakan downlight yang tertanam di langit-langit kamar hunian, risiko terjadinya korsleting atau keselamatan yang terancam dapat diminimalisir.
Selain itu, penggunaan downlight juga memberikan manfaat estetika dan efisiensi energi yang lebih baik. Cahaya yang dihasilkan oleh downlight lebih merata dan terfokus, memberikan pencahayaan yang optimal di dalam kamar hunian.
--page
Kemudian, penggunaan downlight juga mengurangi konsumsi energi listrik secara keseluruhan, yang pada gilirannya berkontribusi pada upaya penghematan energi di Rutan Kapuas.
"Kami selalu mengutamakan keamanan dan kenyamanan para WBP di dalam Rutan. Dengan mengganti lampu bowhlam menjadi downlight, kami berharap dapat mengurangi risiko gangguan keamanan dan ketertiban yang disebabkan oleh penggunaan kabel listrik di kamar hunian," katanya, Selasa, 19 September 2023.
Perbaruan ini juga memberikan manfaat tambahan dalam hal efisiensi energi dan pencahayaan yang lebih baik.
"Langkah ini diharapkan dapat memberikan lingkungan yang lebih aman, mengurangi risiko kebakaran, dan meningkatkan efisiensi energi di dalam Rutan," pungkasnya. (DODI/H)









