BORNEONEWS, Palangka Raya - Minggu kedua September 2023, harga beras semakin menunjukkan kenaikan harga. Selain itu juga terjadi kecenderungan peningkatan jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga beras dibanding minggu pertama September 2023.
Hal ini dibenarkan juga oleh Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko. Untuk menyikapi hal tersebut pihaknya bekerja sama dengan pihak terkait seperti bulog untuk melakukan penyaluran bantuan beras di kabupaten/kota.
"Pemerintah Provinsi Kalteng terus berupaya agar harga pangan bisa terus ditekan khususnya harga beras. Serta menargetkan Bantuan Pangan Beras (BPB)," ucapnya, Rabu, 20 September 2023.
Ia juga menambahkan, setiap bantuan BPB mendapatkan masing-masing 10 Kilogram beras per alokasi penyalurannya. Pemberian Bantuan Pangan tersebut selain dapat menangani kerawanan pangan dan kemiskinan, menekan laju inflasi, khususnya di Kalteng.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng akan memberikan bantuan beras tahap II selama 3 bulan alokasi, yaitu untuk bulan September, Oktober dan November 2023. Namun, kebijakan tersebut bisa berubah sesuai intruksi pimpinan.
--page
"Harga beras premium dari pusat saat ini mengalami kenaikan. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Kalteng berupaya memberikan bantuan, untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga sembako dan untuk menekan inflasi," tandasnya. (MARINI/J)









