BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Provinsi Kalteng Kuwu Senilawati meminta masyarakat untuk tidak terjebak ke dalam politik identitas. Sebab hal tersebut dapat memecah belahkan persatuan dan kesatuan.
Kerukunan dan kestabilitasan politik adalah modal dasar pembangunan. Sehingga pembangunan daerah tidak bisa berjalan jika tak memiliki modal stabilitas politik. Menurutnya politik indentitas dapat ditolak sejak ini.
"Politik identitas tentu akan memecah belah masyarakat dengan beragam kepercayaan dan kebudayaan yang sudah hidup damai dan rukun. Yang dicari dalam pemilihan itu, baik Pileg, Pilkada, ataupun Pilpres adalah seorang pemimpin yang mampu bekerja dengan baik, bukan indentitasnya," tegasnya, Rabu, 20 September 2023.
Dirinya tidak ingin Kalteng ada politik identitas karena hal tersebut sangat fatal bagi ketentraman dan kedamaian. Mendekati tahun politik ia menganjurkan bersaing secara sehat.
Ia menganjurkan masyarakat untuk pilih pemimpin yang mampu bekerja, memimpin masyarakat sebagai pemimpin dan mengakomodir semua kepentingan agar bersama-sama membangun daerah dan negara.
--page
"Politik indentitas dapat memecah belah masyarakat kita yang sudah hidup damai, khususnya di Bumi Tambun Bungai ini, mari kita bersama-sama jaga persatuan, kesatuan, kedamaian terutama menjelang tahun politik," terangnya. (MARINI/J)









