BORNEONEWS, Palangka Raya -  Warga Jalan Tjilik Riwut Km 34,2, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya bersama aparat Polsek Bukit Batu mengecek bagian depan truk tangki DA 1478 W dari PT Perkasa Jaya Borneo yang dikemudi M Husaini, 34, warga Jalan A Yani, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 


Setelah lebih jeli menelitinya, insiden yang terjadi pada Kamis (14/4/2016) sekitar pukul 11.00 WIB itu ternyata akibat bagian per babon atau pengendali kemudi truk tangki patah.


"Ini patah per babon patah. Bukan ketika kejadian ini, kayaknya sudah lama," ujar warga setempat.


Sementara itu, Purwanto, 44, pengemudi sopir truk pasir KH KH 8899 FA mengatakan jika M Husaini melaju dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba langsung menabrak sebelah kanan truknya hingga akhirnya terguling.


"Itu laju. Saya pelan. Karena saya tahu jam-jam segini anak-anak pulang sekolah. Di belakang saya kan kena imbasnya," kata Purwanto.


"Saya rencananya mau ke Pal 38 untuk mengambil pasir," ungkapnya.


Sementara itu M Husaini mengamini kalau bagian pengendali sopir patah. "Patah tadi malam. Itu masih bisa digunakan. Cuma kalau ngerem mendadak bisa belok sendiri," aku M Husaini.


Menurutnya, sebelum kecelakaan terjadi, dia menyebut ada sebuah mobil di depannya. Mobil itu lalu mengerem mendadak dan ia pun juga melakukan hal serupa. "Akhirnya langsung belok ke kanan sendiri dan nabrak truk dari arah belawanan," tutur Husaini. (BUDI YULIANTO/m)