BORNEONEWS, Palangka Raya - Saat ini Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Kota Palangka Raya belum menerima dana tambahan dari Pemerintah Kota Palangka Raya. Namun ada dari Australia.
Direktur Perumdam Palangka Raya Budi Harjono mengatakan, bantuan hibah dari negeri Kanguru Rp1,7 miliar. Adanya bantuan hibah ini untuk menjaga kualitas air ini dikonsumsi berada di titik aman.
"Kalau dana tambahan anggaran tidak ada. Yang ada itu hibah berbasis kinerja giat dari Australia senilai kurang lebih Rp. 1,7 miliar bertujuan untuk penurunan kebocoran, efesiensi energi, dan satu lagi untuk peningkatan kualitas air," ucapnya, Kamis, 21 September 2023.
Ia menyampaikan, sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah daerah untuk memberikan bantuan kepada Perumdam Palangka Raya.
Pihaknya tetap ingin menjadikan kualitas air yang didapatkan para pelanggan menjadi lebih baik, tentu dengan bantuan songkongan dana sebagai membantu kinerja dan kualitas mesin atau alat yang digunakan.
--page
"Ya sampai sekarang masih belum ada. Cuma ada bantuan dari Australia itu saja Rp. 1,7 miliar," tandasnya. (MARINI/J)









