BORNEONEWS, Palangka Raya – Integrasi kurikulum dan dunia kerja melalui program Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja (IDUKA) digadang-gadang sebagai langkah menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Eka Aprilianty menyampaikan tujuan utama dari program IDUKA adalah terciptanya lingkungan kolaboratif dan kondusif antara perguruan tinggi vokasi dan dunia industri.
“(Targetnya) mampu meningkatkan keterampilan SDM yang unggul,” ungkap Eka saat kegiatan Penyelarasan Kurikulum SMK melalui rilisnya di Palangka Raya, Senin, 20 September 2023.
Ia menegaskan SMK sebagai pendidikan yang mempersiapkan peserta didik sebagai calon tenaga kerja dan mengembangkan eksistensi sesuai dengan kompetensi keahlian yang dipilihnya.
Sehingga, sudah seharusnya SMK memfasilitasi peserta didik dalam pemilihan, penempatan dan penyesuaian jurusan/kompetensi keahlian yang dipilih.
“(Tujuannya) agar mampu mempersiapkan dan mengembangkan potensi tersebut pada dunia kerja," ungkap Eka Aprilianty.
Sebagai Informasi melalui laman resminya Kemendikbud menyampaikan ada tujuh program unggulan yang bertujuan menguatkan kapasitas kelembagaan pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan dunia industri dan dunia kerja (IDUKA).
--page
Ketujuh program unggulan tersebut adalah Program Kemitraan Pendidikan Tinggi Vokasi (PTV) dengan IDUKA, Program Pengembangan Penilaian Mutu PTV Berstandar IDUKA.
Kemudian Program Penguatan dan Pengembangan Pusat Karir di Perguruan Tinggi Vokasi, Program Penguatan PTV dalam Melaksanakan RPL.
Setelah itu, Program Penguatan Humas PTV bagi Kemitraan IDUKA, Program Penyelarasan Kurikulum dan Sarpras PTV dengan IDUKA, dan Program Kampus Pendamping Kemitraan. (HERMAWAN DP/R)









