BORNEONEWS, Palangka Raya - Saat pamit bersama dengan seluruh jajarannya Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menyampaikan kinerja makro pembangunan Kota Palangka Raya pada tahun 2018-2022, secara keseluruhan mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Khususnya indikator Indeks pembangunan manusia sebesar 0,66 persen. Pendapatan per kapita sebesar 4,88 persen dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita sebesar 15,40 persen.
"Namun, pada saat pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia dan berdampak global juga turut mempengaruhi indikator tingkat kemiskinan, pengangguran dan pertumbuhan ekonomi yang mengalami kenaikan di tahun 2020-2021," ucapnya, Kamis, 21 September 2023.
Ia menyampaikan, tidak patah semangat Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dengan segala upaya dan komitmen saling berkolaborasi memulihkan perekonomian Kota Palangka Raya.
Sehingga, kerja keras dan nyata Pemko Palangka Raya membuahkan hasil. Menyelamatkan tingkat kemiskinan dan pengangguran keluar dari zona kenaikan.
"Tahun 2022 angka tingkat kemiskinan mengalami penurunan sebesar 5,48 persen dan tingkat Pengangguran sebesar 2,93 persen," bebernya.
Dirinya pun mengucapkan terimakasih atas dedikasi kolaborasi kerja keras dari seluruh jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya yang turut serta membantu menyelamatkan perekonomian dari efek pandemi covid-19. (MARINI)









