BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Sudarsono mengatakan program rehabilitasi hutan di Kalteng ini perlu dimaksimalkan, sebab hutan memiliki peran penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem kualitas udara dan air.
Selain itu, hutan juga sebagai tempat hidup satwa liar maupun tumbuh-tumbuhan yang kemudian sumber daya alam (SDA) itu nantinya dapat dimanfaatkan. Oleh karena itu, jangan sampai hutan-hutan yang ada di Kalteng ini tidak dikelola dengan baik.
"Program rehabilitasi ini tentu salah satu upaya pengelolaan hutan yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak lainnya. Dengan adanya rehabilitasi juga dapat menghindari dari berbagai ancaman bencana baik banjir maupun tanah longsor," ucapnya, Jumat, 22 September 2023.
Dalam upaya mengelola serta melestarikan hutan dengan program rehabilitasi ini juga, pemerintah diharapkan agar dapat terus mengingatkan kepada perusahan-perusahaan besar baik di sektor pertambangan maupun perkebunan supaya melakukan reboisasi kembali bekas lahan yang sudah tidak digunakan.
Pasalnya, apabila itu diabaikan maka akan dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan baik makhluk hidup yang ada di hutan itu sendiri maupun manusia dari potensi berbagai macam bencana yang akan ditimbulkan. Sehingga, hal ini perlu menjadi perhatian bersama.
--page
Selain itu, dalam upaya menjalankan program rehabilitasi hutan ini perlu melibatkan masyarakat supaya dapat berjalan maksimal, sebab masyarakat terutama yang berada di wilayah hutan itu sendiri lebih mengenal kawasan tersebut dan pohon apa yang cocok ditanami.
"Pemerintah hingga pihak-pihak lain seperti perusahaan dan juga masyarakat jangan sampai mengabaikan upaya pelestarian terhadap hutan. Karena fungsi hutan ini sangat penting untuk kehidupan dan keberadaannya tetap harus dijaga," imbuhnya. (DONNY D/Y)









