BODNEONEWS, Palangka Raya - Legislator Kalteng, Sengkon mendorong pemda di Kalteng ini baik provinsi, kabupaten dan kota supaya dapat melakukan antisipasi terhadap berbagai potensi bencana yang akan terjadi sejak dini.
Sengkon mengatakan, untuk sekarang sejumlah daerah di Indonesia khususnya Kalteng mengalami musim kemarau tentu bencana yang terjadi yakni kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan ini sudah dialami beberapa wilayah di Bumi Tambun Bungai.
"Sampai saat ini untuk penanganan karhutla yang dilakukan pemda sudah cukup baik, kita patut apresiasi itu, dan kita harapkan terus ditingkatkan karena musim kemarau belum diketahui kapan berakhir. Kalau menurut prediksi puncaknya Oktober," ucapnya, Jumat, 22 September 2023.
Sengkon menuturkan, setelah musim kemarau pastinya akan ada musim penghujan sehingga hal ini harus bisa diantisipasi. Sebab, Kalteng sangat rawan terjadi bencana banjir dan itu kerap dialami sejumlah wilayah ketika masuk musim penghujan.
"Pemetaan terhadap daerah rawan banjir perlu dilakukan sehingga nanti ketika sewaktu-waktu terjadi, penanggulangan serta penyaluran bantuan bisa cepat dilakukan. Kita tidak bisa memprediksi secara akurat kapan bencana itu akan terjadi, yang bisa dilakukan yakni waspada dengan antisipasi dini," jelasnya.
Selain itu, pemda juga harus dapat memastikan anggaran penanggulangan bencana tersedia dan nominalnya pun harus disiapkan secara memadai, dan sangat diharapkan setiap daerah jangan sampai tidak memiliki anggaran penanggulangan bencana.
--page
"Semuanya harus benar-benar disiapkan dari sekarang, jangan nanti ketika terjadi baru ada persiapan tentu dalam hal penanggulangan tidak akan maksimal. Semua yang berkaitan dengan bencana, itu harus perlu diantisipasi semenjak dini," pungkasnya. (DONNY D/Y)









