SUNGGUH apes nasib Sumiyanto,­ 31, pekerja bangunan yang seda­ng mengerjakan gedung sarang burung walet di Jalan Tjilik Ri­wut Km 14 Kereng Pangi, Kecamat­an Katingan Hilir ini.


Dia tewas setelah jatuh dari lan­tai tiga bangunan, Rabu (13/4/2016) pukul 08.30 WIB.


“Saat itu Sumiyanto ingin me­lanjutkan pekerjaannya bersama sa­ya dan teman lainnya disebu­ah­ bangunan sarang burung wa­let bertingkat enam milik Su­madi. Tapi saat dia ada di ting­kat tiga dengan ketinggian se­kitar 6 meter, tiba-tiba kaki kirinya terpeleset dari gelagar yang dibuatnya sendiri hingga terjatuh,” ungkap Kartoyo, saksi yang juga paman korban saat ada di RSUD Mas Amsyar Kasong­an, Rabu (13/4/2016).


Saat jatuh, kepala keponakan­nya­ itu ada di bawah. “Karena kepalanya dulu yang jatuh kondi­si tubuh keponakan saya tidak bergerak lagi, tapi masih bernafas,” katanya.


Melihat kondisi itu dia dibantu­ sejumlah teman kerjanya langsu­ng membawa korban ke RSUD Mas Amsyar. Tapi dalam perjalan­an dia menghembuskan nafas terakhir. Setelah diketahui korban sudah tidak ber­nyawa, akhirnya dia dan te­mannya pasrah.


Kartoyo akan membawa kor­ban pulang ke kampungnya di Pe­malang, Jawa Tengah, Kamis (14/4/2016). Sedangkan pemilik bangunan, Sumadi menurutnya mau bertatanggungjawab atas te­wasnya Sumiyanto.


“Semua biaya evakuasi ke ru­mah sakit maupun transportasi­ ­pes­awat dan pemakanan di Pema­lang ditanggung Sumadi,” im­buh­nya. (GP/B-6)