BORNEONEW, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Duwel Rawing mengingatkan kepada masyarakat ketika hendak menyalurkan hak suara pada pemilu 2024 mendatang terutama pemilihan anggota legislatif tanpa harus diintervensi.
Duwel mengatakan, intervensi yang kerap terjadi yakni politik uang, sehingga hal itu memaksa masyarakat diharuskan memilih calon-calon tertentu tanpa memandang kapasitas calon tersebut. Hal ini harus dapat dihindari terutama oleh pemilih pemula.
"Yang rawan itu pemilih pemula, jadi kita ingatkan jangan tergiur dengan politik uang. Menyalurkan hak suara itu harus benar-benar dengan hati nurani dan melihat kapasitas dari calon wakil rakyat tersebut," ucapnya, Jumat, 22 September 2023.
Menurut Duwel, apabila masyarakat tergiur dengan politik uang tentu akan dapat memicu terjadinya korupsi, sehingga perlu dengan cermat dan dihindari terlebih sekarang ini ada begitu banyak calon anggota legislatif pendatang baru yang memiliki sokongan dana besar.
"Jangan menganggap orang memiliki uang banyak itu mampu bekerja dengan baik di parlemen, belum tentu. Karena yang harus dilihat itu kapasitas dan pengalamannya serta kemampuan mewakili kepentingan masyarakat," jelasnya.
--page
Duwel menegaskan, jangan sampai dengan adanya politik uang dan masyarakat tergiur akan hal itu kedepannya mempengaruhi masa depan bangsa dan negara serta daerah maupun kepentingan masyarakat itu sendiri.
"Saya rasa menerima uang itu tidak ada manfaatnya karena kita anggap uang receh, sebab apa yang kita peroleh tidak seberapa tapi yang dikorbankan lebih banyak. Jadi sekali lagi pilihlah wakil rakyat itu berdasarkan hati nurani dan melihat kapasitasnya," tuturnya.
Duwel berharap dan mengajak masyarakat khususnya di Kalteng serta para pelaku politik untuk bersama-sama menjaga politik positif dengan tidak melakukan hal negatif seperti halnya politik uang, isu sara, dan lain-lain yang saling menjatuhkan.
"Berpolitiklah dengan damai dan benar-benar mengusung program kerja kedepan untuk menarik suara masyarakat bukan dengan politik uang maupun isu sara. Masyarakat juga harus bisa menjaga dan menghindari semua itu," imbuhnya. (DONNY D/H)









