SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se Kabupaten Seruyan saat ini tengah gencar melakukan kegiatan penyuluhan  dan skrining penyakit Frambusia.

Penyuluhan dan skrining merupakan upaya mencegah penyakit frambusia sebagai salah satu tahapan  menuju Seruyan Bebas Frambusia.

Kepala Dinas Kesehatan Seruyan, dr Bahrun Abbas melalui Ketua Tim P2M dan PTM Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Hamzah Fansuri mengharapkan kepada seluruh jajaran Puskesmas dan masyarakat  secara umum untuk turut serta mensukseskan Bulan Eradikasi Frambusia pada Oktober mendatang.

“Eradikasi frambusia merupakan upaya pembasmian berkelanjutan untuk menghilangkan frambusia secara permanen sehingga tidak menjadi masalah kesehatan secara nasional, “ katanya, Jumat, 22 September 2023

Dijelaskan, penyakit Frambusia adalah penyakit kulit menular menahun yang kambuhan. Penyebab penyakit Frambusia adalah kuman Treponema Perteneu, yang mana kulit mengalami infeksi akibat bakteri tersebut.

--page

“Penyakit ini dapat tumbuh dan berkembang di daerah yang tropis, panas, dan hujan. Selain itu kebersihan lingkungan merupakan faktor penting  untuk mencegah penyakit ini, “ urainya..

Kemudian, pada  penyakit ini bakteri tidak dapat menembus kulit utuh, tetapi masuk melalui luka lecet, goresan, atau luka infeksi kulit lain.

“Mudah mudahan dengan berbagai upaya yang kita lakukan secara bersama sama Kabupaten Seruyan akan terbebas dari Frambusia, “ tandasnya. (FAHRUL/H)