KONDISI jalan lintas­ Palangka Raya-Kua­la Kurun yang ada di Kecamatan Kaha­yan Tengah, Kabupaten Pula­ng Pisau nyaris putus.


Akibat lama tergerus luap­an­ air, badan jalan yang ada di antara Desa Tanjung Sanggalang dan Desa Penda Barania ini mengalami kerusakan cu­kup parah.


Camat Kahayan Tengah, Le­ting mengatakan luapan air akibat curah hujan membu­at debit air di Kahayan Teng­ah­ naik dan sebagian ruas Pa­langka Raya-Buntok di Ka­hayan tengah selalu tergena­ng.


Dia mengatakan naiknya de­bit air ini tidak berdampak pada aktivitas warga, karena kondisi permukiman masih aman.


“Yang terjadi saat ini masa­lah jalan saja dan ini cukup mengganggu pengguna jalan karena harus mengan­tre­,” terang  Leting, Kamis (14/4/2016).


Dia menyebut kondisi ini su­dah dilaporkan ke bupati dan provinsi agar segera dita­ngani, sehingga kondisi la­lu lintas menjadi lancar.

Leting mengatakan akibat meluap air ini tidak sampat membuat masyarakat mem­bu­at feri penyeberangan darurat, karena kondisi jalan masih bisa dilalui.


“Yang jadi persoalan para pengendara harus antre saat melalui jalan yang rusak,” katanya.


Selain karena hujan, luapan­ air ini karena kondisi parit sisi kanan jalan mengalami pen­dangkalan karena tertutup rumput.


Menurutnya selain perbaikan, jalan ini perlu peninggi­a­n, sehingga jalan ini tidak tergenang lagi.


“Masyarakat berharap agar ja­lan ini segera diperbaiki, sehingga aktivitas warga ke Palangka Raya berjalan lan­car­,” harapnya.


“Kondisi jalan rusak parah dan lubang di badan jalan sa­ngat dalam, sehingga mem­buat pengendara harus ber­hati-hati,” timpal Rolly, pengguna jalan asal Palangka Raya yang mau ke Bukit Rawi. (B-6)