BORNEONEWS, Palangka Raya - Telah diaktifkannya Rumah Potong Unggas atau RPU Kalampangan mulai kemarin diharapkan dapat memberi dampak pada peningkatan ekonomi warga sekitar.
"Kita bangga sekali RPU ini berdiri di wilayah kita dan berharap ini akan berimbas pada peningkatan ekonomi warga Kalampangan," kata Lurah Kalampangan, Yunita Martina saat acara Peresmian dan Operasional Perdana RPU Kalampangan kemarin, Jumat, 22 September 2023.
Menurut Yunita, memang saat ini belum banyak warganya yang memilih untuk beternak ayam ketimbang bertani. Karena seperti diketahui, wilayah Kalampangan merupakan wilayah pertanian dan perkebunan.
"Untuk saat ini belum banyak warga kita yang memelihara ayam ras, namun dengan dioperasionalkannya RPU ini saya yakin akan semakin banyak warga kita yang ikut memelihara ayam, mengingat ayam kita ini kan masih disuplai dari Banjarmasin," tuturnya lagi.
Kepala Puskeswan Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono menyarankan masyarakat untuk mandiri dalam hal pemeliharaan maupun distribusi ayam.
"Masyarakat itu kalau bisa memelihara sendiri tanpa support perusahaan besar, lalu dipasarkan sendiri ke warung-warung sayur di sekitarnya saja, dengan begitu harga tidak akan dipermainkan tengkulak," sarannya.
Kegiatan ini dibuka dan diresmikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Imbang Triatmaji, dengan dihadiri Lurah Kalampangan, Yunita Martina, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat, Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno, Kepala Puskeswan Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono, para kelompok tani masyarakat Kalampangan. (TESTI PRISCILLA/R)









