PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt. Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalteng Ahmad Pahruka menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam organisasi Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).

“IGRA dituntut harus kreatif, inovatif, dan islami agar bisa meningkatkan kualitas profesionalisme kepala dan guru Raudhatul Athfal,” sebut Ahmad saat mewakili Sekda Kalteng dalam Muswil III Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kalteng, di Asrama Haji Al Mabrur, Jl. G. Obos Palangka Raya, Jumat, 22 September 2023.

Tujuannya untuk mendorong terjalinnya ukhuwah islamiyah sehingga bisa menghantarkan generasi yang islami dan membantu mengembangkan seluruh potensi anak.

Ia mengatakan IGRA adalah organisasi profesi yang merupakan wadah pembinaan peningkatan kualitas bagi guru-guru Raudhatul Athfal agar memiliki profesionalitas dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah.

“IGRA merupakan organisasi profesi yang bergerak di bidang pendidikan anak usia dini pada jalur formal,” tuturnya.

I

--page

GRA memiliki tujuan membangun landasan bagi berkembangnya potensi anak didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

 Sekaligus membangun peserta didik, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, inovatif, mandiri, percaya diri, serta menjadi manusia yang berguna bagi agama dan bangsanya. (HERMAWAN DP/R)