BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas mengambil langkah pencegahan yang serius dalam menghadapi ancaman Demam Berdarah (DBD) dengan melakukan fogging di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Tindakan ini dilakukan guna mengantisipasi penyebaran nyamuk dan sarang-sarangnya yang dapat menjadi penyebab DBD di dalam Rutan.
Fogging, sebuah metode efektif dalam pemberantasan nyamuk, digunakan oleh tim kesehatan Rutan Kapuas untuk menyemprotkan insektisida di kamar hunian WBP. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk dan mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan olehnya.
Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Toni Aji Priyanto menjelaskan pentingnya tindakan ini kesehatan dan kesejahteraan WBP di Rutan adalah prioritas.
"Dengan melakukan fogging di kamar hunian mereka, kami berupaya melindungi mereka dari ancaman DBD. Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari nyamuk dan penyakit di dalam Rutan," katanya, Minggu, 24 September 2023.
Dengan melakukan fogging di kamar hunian WBP Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas menunjukkan kepedulian dan kesungguhan mereka dalam menjaga kesehatan para WBP dari penyebaran DBD.
--page
"Melalui tindakan ini, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi para WBP serta mencegah risiko penularan penyakit yang dapat mengganggu kehidupan mereka di dalam Rutan," pungkasnya. (DODI/Y)









