BORNEONEWS, Palangka Raya - Hingga saat ini kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih kerap terjadi terutama dalam lingkungan keluarga, hal ini lantaran dipicu oleh berbagai persoalan, salah satu diantaranya yakni perekonomian.
Oleh karena itu, anggota Komisi III DPRD Kalteng Duwel Rawing berharap kepada pemerintah terutama daerah di Kalteng supaya dapat terus menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Bumi Tambun Bungai ini agar tidak terjadi.
"Kekerasan terhadap perempuan dan anak ini akan dapat menimbulkan dampak negatif terutama bagi korban dari segi mental serta dapat mengakibatkan trauma. Hendaknya ini bisa menjadi perhatian bersama," ucapnya, Minggu, 24 September 2023.
Dalam rangka menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini, Duwel mengatakan pemerintah harus dapat senantiasa memperhatikan kesejahteraan masyarakat terutama dari segi perekonomian dengan berbagai program yang dicanangkan.
Apabila memang perekonomian menjadi salah satu yang dapat menimbulkan kekerasan dalam lingkungan keluarga maka ekonomi masyarakat harus dapat ditingkatkan, misalnya saja dengan membuka lapangan pekerjaan hingga menyalurkan modal usaha.
--page
Di sisi lain, jika itu terjadi akibat persoalan lain misalnya belum siap membina rumah tangga dari segi mental yang masih labil atau pernikahan dini hendaknya sosialisasi agar lebih ditingkatkan terutama terkait menghindari pernikahan dini tersebut.
"Terhadinya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak ini diakibatkan banyak faktor. Jadi faktor-faktor yang dapat mengakibatkan kekerasan itu harus dapat menjadi perhatian. Harapan kita pastinya kasus seperti ini tidak ada lagi di Kalteng," imbuhnya. (DONNY D/H)









