PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mulai hari ini Hera Nugrahayu resmi menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, setelah dilantik Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng lantai II.

Hera Nugrahayu sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Pernah meraih Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN ke 179 dengan predikat Sangat Memuaskan. 

Hera Nugrahayu  lahir di Tanjungkarang, 22 Agustus 1969. Putri pertama dari dari pasangan Drs. Amast Muhizir dan Lilis Kartini (Almh). Hera Nugrahayu istri dari Akhmad Husain, memiliki empat anak yang terdiri dari dua putri dan dua putra.

Adapun riwayat pendidikannya :

Sekolah Dasar diselesaikan di SDN  Coblong V Bandung (1981).

--page

SMP Negeri IV Tanjungkarang (1984), dan Pendidikan Sekolah Menengah Atas diselesaikan di SMA Negeri I Tanjungkarang (1987). 

Pendidikan Sarjana Muda diselesaikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Tanjungkarang (1990). 

Pendidikan Sarjana diselesaikan di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Depdagri-Jakarta (1996).

Pendidikan Magister diselesaikan di Program Studi Magister Ekonomika Pembangunan (MEP) Universitas Gadjah Mada-Yogyakarta (1998), Jurusan Keuangan Daerah.

Hera Nugrahayu terjun ke pemerintahan sejak tahun 1990. Dalam berkarir tentunya didukung oleh sosok suami, yang sekarang menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Setda Kalteng).

--page

"Setiap tugas yang diberikan untuk beliau sebagai Pj Wali Kota Palangka Raya dapat melaksanakan amanah sebaik-baiknya, tentu saya selalu mendukung dan memberikan semangat kepadanya," ucap Akhmad Husain, Senin, 25 September 2023.

Selama kurang lebih usia pernikahan 24 tahun Akhmad Husain menyampaikan, sosok Hera Nugrahayu konsisten dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai seorang istri dan pemerintahan.

"Ditunjuknya beliau sebagai konsistensi alumni Pamong Praja, saatnya bisa mengoptimalkan ilmu-ilmu yang dipelajari agar menjadi acuan bagaimana menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan masyarakat," tandasnya. (MARINI/J)