KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kabupaten Gunung Mas diimbau untuk berkomitmen mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2023.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gumas, Arit S Bajau ketika penyampaian laporan banggar terhadap raperda tentang rancangan perubahan APBD tahun 2023, Senin, 25 September 2023.

"Badan Anggaran DPRD Kabupaten Gunung Mas merasa prihatin atas realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru mencapai 27 persen, perlunya komitmen semua SOPD terkait dalam pencapaian target dari pendapatan asli daerah tersebut," ujar juru bicara Banggar DPRD Gunung Mas Arit S Bajau, Senin, 25 September 2023.

Kemudian dia mengatakan bahwa komitmen dalam pencapaian target dari pendapatan daerah harus menjadi hal pokok dan perhatian pemerintah daerah apalagi saat sekarang kondisi perekonomian baik tingkat nasional maupun lokal bergerak kearah positif.

Lebih lanjut, perlu ada langkah-langkah konkrit yang meliputi pemantapan kelembagaan, intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan, koordinasi antara pusat dan daerah, peningkatan pembagian deviden dari penyertaan modal, peningkatan peran dan fungsi UPT dan penghasil retribusi daerah lainnya serta peningkatan pendapatan yang berasal dari hasil pengelolaan aset milik daerah.

--page

Selain itu, kata Arit S Bajau, pemerintah daerah dituntut untuk lebih berperan aktif dalam mengejar dana-dana yang berasal dari pemerintah pusat dalam memenuhi kebutuhan penerimaan daerah seperti halnya dana bagi hasil terhadap pengelolaan sumber daya alam yang berasal dari Kabupaten Gunung Mas.

"Selain itu, bagi dinas pertanian yang menganggarkan Rp 1 miliar lebih untuk pembukaan lahan pertanian baru, disarankan agar bekerja secara optimal mengingat waktu tahun anggaran 2023 ini hanya tersisa 1 triwulan saja dan juga wajib mengelola anggaran sebaik-baiknya dengan prinsip kehati-hatian," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyebutkan bahwa badan anggaran menyepakati semua hal yang termuat di dalam APBD perubahan tahun anggaran 2023 ini, sebagai wujud sinergitas bersama dalam memajukan pembangunan di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini. (RISKA YULYANA/Y)