BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kota Palangka Raya mencatat ada 355 kejadian karhutla selama Januari hingga September 2023.
Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Alman Parluhutan Pakpahan mengatakan, jumlah tersebut tersebar di sejumlah kecamatan. Di antaranya, 209 kejadian di Kecamatan Jekan Raya, 56 kejadian di Kecamatan Pahandut, 85 kejadian di Kecamatan Sebangau dan 5 kejadian di Kecamatan Bukit Batu.
Dari jumlah itu, setidaknya ada 207,46 hektar hutan dan lahan di Kota Palangka Raya yang terbakar. Lahan-lahan tersebut hingga saat ini tetap dilakukan pemantauan oleh tim Satgas.
"Kami aktif melakukan patroli dan pengawasan kepada eks lahan yang terbakar serta memberikan upaya pembasahan lahan, agar lahan tersebut tidak kembali terbakar," katanya, Senin, 25 September 2023.
Pria yang juga aktif menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya ini melanjutkan, cuaca di Kota Palangka Raya saat ini masih dalam kondisi panas. Kondisi tersebut menyebabkan lahan dan semak belukar mudah kering dan rawan terjadi Karhutla.
--page
"Saat ini kami terus menerus melakukan upaya pemadaman Karhutla di Kota Palangka Raya, dengan harapan untuk mencegah terjadinya kabut asap di kota yang sangat kita cintai ini," pungkasnya. (PATHUR/Y)









