BORNEONEWS – Pangkalan Bun:   Perhatian terhadappenyandang  disabilitas masih dirasakankurang. Mereka kesulitanmengakses hak-hak sosialnya, utamanya dalam kesempatan kerja.Banyak  di antara  mereka menganggur dan hidup bergantung padakeluarganya. Padahalmereka sangat ingin untuk maju dan bisa mandiri.

Undang-undang No 4 tahun 1997 (UU No 4/ 1997)tentang penyandang disabilitas mengakui hak atas pendidikan, hak atas pekerjaandan penghidupan yang layak sesuai dengan jenis dan derajat kecacatan dankemampuannya. Undnag-Undnagitu juga menjamin  perlakuan yang sama untuk berperan dalampembangunan, aksesibilitas, hak atas rehabilitasi, bantuan sosial danpemeliharaan taraf kesejahteraan.Dan  hak yang sama  pula untukmenumbuhkembangkan bakat, kemampuan dan kehidupan sosialnya .

Bertempat di Sekolah Menengah Pertama  Luar Biasa (SMP-LB) Pangkalan Bun pada hariKamis, tanggal 14 April 2014, PT. Sawit Sumbermas Sarana Tbk, yang bekerjasamadengan Pihak Sekolah SMP- LB mengadakan sosialisasi Pelatihan ketrampilanpembuatan sepatu bagi penyandang Disabilitas di Pangkalan Bun dan sekitarnya.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh para orang tuadan anak penyandang disabilitas yang berjumlah 25 orang penyandang disabilitas.

Kepala sekolah SMP –LB Pangkalan Bun, Ngatimin S.Pd.I, mengatakan  kerjasama yang dilakukan dengan PT. SawitSumbermas Sarana Tbk, bukanlah yang pertama.  “Sebelumnya  juga telah dilaksanakan bantuan pelatihan ketrampilan  asah batu kecubung,” tuturnya.

Pelatihan  inirencananya  akan berlangsung selama 3bulan. Diikutioleh para alumni SMP LB  dan juga parasiswa yang masih aktif  belajar di SMP-LBsebagai bagian dari ekstrakurikuler sekolah.

“Instrukturpelatihan ketrampilan pembuatan sepatu ini akan langsung dilakukan oleh ahlinyayang sudah terkenal di Pangkalan Bun yaitu Pak Sulaeman, “  kataNgatimin.

Kharis Nuryanto, Kapala Departemen CSR PT. SawitSumbermas Sarana Tbk mengatakan ,pelatihanini  akan mendidik para penyandang disabilitas ini handaldalam  membuat sepatu. Sehingga setiap peserta pelatihandiharapkan  nantinya dapat ditampungdalam satu wadah pengrajin sepatu dibawahbimbingan Perusahaan.

Hasil dari produksi para Pengrajin sepatu dari penyandang disabilitas ini akandisalurkan oleh perusahaan PT. Sawit Sumbermas Sarana Tbk. Dengan syarat hasilnya dapatmemenuhi standar yang dibutuhkan oleh perusahaan, sehingga hal ini bisa menjadisebuah pogram  berkelanjutan. (*)