PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya serius dalam upaya penurunan stunting menjadi 14 persen tahun 2024. Sejumlah strategi sudah disiapkan dan sebagian telah dilaksanakan sesuai sasaran.

"InsyaAllah ini sedang kita upayakan, kita pokoknya 2 tahun terakhir ini. Sekarang penurunan per tahunnya harus 3,8 persen, dan harus turun 7,6 persen sampai 2024 untuk capai 14 persen," kata Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, Selasa, 26 September 2023.

Dia mengatakan, upaya untuk memenuhi target penurunan stunting adalah dengan mengefektifkan Perpres 72/2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Pada masa pandemi masih kurang berjalan efektif. Kemudian, upaya selanjutnya yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan anggaran untuk mempercepat penurunan stunting.

Pengoptimalan anggaran dimulai dari anggaran penanganan stunting yang tersebar di 30 Kelurahan. Kemudian juga untuk anggaran kelurahan dan Dana Alokasi Khusus (DAK) digunakan secara spesifik untuk penanganan stunting.

Hal ini juga didukung dengan program Dinas Kesehatan yang menetapkan strategi penurunan kasus stunting dengan Formula 3-1-2.

--page


Lewat formula tersebut, bayi mendapat pemantauan makanan tambahan secara periodik untuk meningkatkan berat badan sehingga mengurangi risiko stunting. (HENDRI/R)