NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Peran anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (satlinmas) bukan hanya saat ronda malam. Lebih jauh dari itu, Satlinmas merupakan ujung tombak menjaga situasi kondusif sebuah wilayah.

Oleh karena itu, Pemkab Lamandau telah mempersiapkan 614 satlinmas untuk mengamankan Pemilu 2024 mendatang.

Kepala Satpoldam Kabupaten Lamandau, Aprimeno Sabdey menyampaikan Satlinmas merupakan unsur pendukung kewilayahan yang mampu menunjang ketentraman dan ketertiban umum (trantibum) bagi masyarakat, terutama jelang pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Satlinmas memiliki peran strategis untuk trantibum, karena ini merupakan layanan dasar bagi masyarakat. Ini salah satu kewenangan konkuren kita. Peran Satlinmas untuk turut serta membantu apalagi di tahun politik seperti ini,” ujar Aprimeno, Selasa, 26 September 2023.

Ia berharap, pemilu yang akan diselenggarakan 14 Februari 2024 serta 27 November 2024 mendatang bisa berjalan dengan kondusif dan aman. Karenanya Satlinmas perlu meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan untuk mendeteksi potensi yang mengancam trantibum.

Diketahui, ada 75.387 warga Kabupaten Lamandau yang memiliki hak pilih. Lalu ada 307 TPS yang tersebar di 8 kecamatan dan 88 kelurahan/desa. Dari setiap TPS, nantinya akan ada 2 anggota Satlinmas yang melakukan pengamanan, sedikitnya diperlukan 614 anggota Satlinmas.

“Tidak ada waktu kita untuk berleha-leha. Tingkatkan kewaspadaan, mampu mendeteksi sejak dini terhadap potensi yang bisa menimbulkan ancaman dan gangguan sehingga tratibmas bisa terjaga di wilayah kerja masing-masing,” tuturnya.

--page

Pihaknya telah melakukan pembinaan dan pelatihan Satlinmas di setiapkecamatan hingga kelurahan/desa. Pemkab Lamandau juga telah menggelar apel akbar dalam rangka persiapan pengamanan pemilu 2024.

“Kita kukuhkan para Satlinmas agar memiliki kesiapan dalam membantu pengamanan dan ketertiban pemilu 2024,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/R)