BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran menyampaikan perkembangan sektor perkebunan di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini pada Senin, 25 September 2023.
Hal ini dipaparkan Gubernur agar dapat menjadi gambaran bagi 10 Kepala Daerah yang baru saja dilantiknya sebagai Penjabat di 9 Kabupaten dan satu Kota di Provinsi Kalimantan Tengah di aula Jayang Tingang kemarin.
"Sumberdaya alam Kalteng ini sangat melimpah," kata Gubernur memulai penggambarannya.
Kalteng, lanjut Sugianto, mampu memproduksi 6,9 juta ton CPO setiap tahunnya. Produksi ini menurutnya berkontribusi sekitar 25,3 persen terhadap produksi CPO nasional.
"Makanya luas perkebunan kelapa sawit di Kalteng menjadi yang kedua terluas di Kalteng yakni mencapai 242.528 hektare," bebernya.
--page
Sementara sub sektor perkebunan terluas di Kalteng sebenarnya ialah perkebunan karet yang mencapai 435.828 hektare. Menyusul perkebunan kelapa dalam mencapai 37.110 hektare, kakao 2.957 hektare, dan kopi 2.183 hektare.
"Sektor perkebunan lainnya juga sangat potensial sehingga dapat dikembangkan menjadi komoditas unggulan dari setiap kabupaten dan kota di Kalteng," tegasnya.
Tugas Penjabat yang baru dilantik lah menurut Gubernur untuk menelaah daerahnya masing-masing, mana potensi perkebunan yang dapat dikembangkan hingga batas maksimal semasa jabatan sementara yang kurang lebih harus dipegang selama setahun ini.
"Karena walau sementara, tetapi tugas tersebut tentu tidak mudah. Kewenangan yang dimiliki Penjabat Bupati dan Wali Kota dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah tidak jauh berbeda dengan kewenangan Bupati dan Wali Kota Definitif. Maka laksanakan tugas dan tanggung jawab pemerintahan daerah dengan baik dan seoptimal mungkin," tegas Gubernur lagi. (TESTI PRISCILLA/J)









