PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Forum Anak Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Kobar berencana akan melakukan langkah baru dalam hal perlindungan anak. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DP3AP2KB Kabupaten Kobar Agus Basrawiyanta melalui Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Anak Mila Susilawati, Selasa, 26 September 2023. 

Dengan prioritas utama memberikan sosialisasi ke anak-anak setiap desa mengenai perilaku bullying serta diskriminasi antar anak di lingkungan sekolah, masyarakat, bahkan keluarga.

"Rencana kita akan membuat suatu gebrakan baru ya, gerakan baru ke depannya yang mana nantinya mengumpulkan anak-anak desa untuk diberikan edukasi, arahan, informasi, pemahaman oleh anggota (anak-anak) dari Forum Anak Kobar itu sendiri," ucapnya. 

Menurutnya, tindakan bullying sering kali terjadi di lingkungan sekitar anak, termasuk di lingkungan sekolahnya. Berbagai macam tindakan bullying anak terjadi dari tingkat Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Atas.

--page

"Bullying dulu ya, karena banyak terjadi pada anak-anak seperti penyebutan orang tua, sebenarnya bullying itu banyak sekali bentuknya bahkan dari sikap aja sudah termasuk tindakan bullying, contohnya anak A memberikan ekspresi atau mimik sinis ke Anak B karena Anak A tidak suka karena misalnya Anak B itu lemah, cupu, miskin dan sebagainya, jadi dianggap di bawah Anak A tersebut," jelas Mila.

Kemudian, direncanakan mereka juga akan melakukan gerakan dengan fokus diskriminasi pada anak di sekolah di Kabupaten Kobar. Sebab, menurutnya diskriminasi anak bisa terjadi dimana pun termasuk di sekolah.

"Kita pengin ngumpulin perwakilan dari satu sekolah paling tidak satu atau dua guru begitu kita kasih arahan, sosialisasi terkait sekolah ramah anak itu gimana, sekolah ramah anak itu bukan hanya lingkungan, mencakup semuanya, termasuk tindakan diskriminasi antar anak, antar guru dan anak, dan sebaliknya," tutur Kabid Perlindungan Anak, Mila Susilawati.

Ia berharap dengan hadirnya Forum Anak Kobar dapat menjadi langkah awal dalam pencegahan terjadinya tindakan bullying maupun diskriminasi terhadap anak baik di lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat sekitar. (NURITA/H)