PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat, Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ternak, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Ganjar Priyatno mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya program steril massal secara gratis adalah untuk menghambat pertambahan populasi hewan terlantar di Kota Cantik.

"Tujuannya ialah untuk menghambat pertambahan populasi hewan terlantar sebenarnya, karena yang banyak membawa virus rabies ini kan karena hewan terlantar tidak berpemilik ini," kata drh Ganjar pada Selasa, 26 September 2023.

Hal ini disampaikan Ganjar terkait rencana pelaksanaan program steril massal gratis pada anjing dan kucing jantan lokal dalam momen Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day yang disingkat WRD pada 7 Oktober mendatang.

"Jika populasi hewan ini terus bertambah tanpa ada kepemilikan yang jelas, maka kemungkinan anjing itu tidak bertuan dan terlantar juga makin besar," tegasnya.

Kalau terlantar, katanya lagi, maka kemungkinan tertular rabies pun juga akan semakin besar.

--page

"Jika Steril pada anjing dan kucing betina mengacu pada pengangkatan organ reproduksi yakni ovarium, saluran telur, rahim, maka steril pada hewan jantan berarti mengangkat testisnya," jelasnya. (TESTI PRISCILLA/H)