BORNEONEWS, Sukamara - Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kecamatan Sukamara sebagai sarana promosi budaya kearifan lokal daerah yang ada di Bumi Gawi Barinjam.
Ketua Panitia FSQ, Abu Tolib mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan Festival Seni Qasidah adalah untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal yang ada di daerah.
"Selain itu juga untuk peningkatan kerjasama dan kebersamaan organisasi, penggiat seni dan para seniman untuk selalu berkolaborasi dalam setiap kegiatan," kata Abu Tolib, Selasa, 26 September 2023.
Dia juga menjelaskan kegiatan FSQ juga sebagai sarana promosi budaya kearifan lokal daerah, serta mendorong dan memperkenalkan budaya agar lebih ditingkatkan kelestariannya.
Sekda Sukamara Rendi Lesmana mengatakan kegiatan tahunan ini untuk membangkitkan seni islami di wilayah Kabupaten Sukamara melalui kreasi, inovasi dan kolaborasi yang diharapkan dapat diwujudkan ukhuwah Islamiyyah serta apresiasi terhadap ekspresi seni budaya islami di Kota Sukamara.
"Nilai-nilai yang bisa saya sampaikan kami sangat relevan untuk dikembangkan dan sarat dengan pesan, melalui berbagai syair atau qasidah yang dapat melestarikan seni islami yangulai terkikis oleh budaya modern, selain itu juga mampu memperkenalkan kepada masyarakat akan ketinggian dan keluhuran seni," tukas Rendi.
--page
Diketahui kegiatan yang dilaksanakan sampai 29 September 2023 mempertandingkan sebanyak tiga cabang lomba, yakni bintang vokalis, pop religi putra putri dan qasidah klasik atau rebana putri dengan jumlah peserta sebanyak 155 orang. (NORHASANAH/R)









