BORNEONEWS, Palangka Raya - Saat ini seebanyak 25 warga RT 001 dan 002 RW 001 Kelurahan Petuk Katimpun dilaporkan sedang terserang wabah diare.
Dari 25 orang itu tiga orang di antaranya sedang dirawat di Rumah Sakit Betang Pambelum dan 1 orang lagi dirawat di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.
Tak mau kasus diare makin meluas, maka tim tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Jekan Raya langsung melakukan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada warga RT 001 dan 002, Rabu (27/9/2023).
"Total yang berobat ada 29 orang dengan kasus diare saja dan diare dengan muntah sebanyak 21 orang dan lainnya dirawat di rumah sakit," sebut Kepala UPTD Puskesmas Jekan Raya, Haryadi.
Haryadi menenggarai penyebab mewabahnya diare ini karena dampak dari musim kemarau, sehingga kondisi cuaca makin buruk dan mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat.
"Bisa juga karena air yang dikonsumsi oleh masyarakat ada yang tercemar oleh bakteri, meskipun mereka mengonsumsi dari air isi ulang," tambahnya.
Saat ini tim Nakes UPTD Puskesmas Jekan Raya terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kesehatan masyarakat Petuk Katimpun, utamanya yang tinggal di bantaran Sungai Rungan, karena saat ini kondisi air sungai sangat dangkal dan keruh. (MARINI)









