BORNEONEWS, Muara Teweh - Pj Bupati Barito Utara Drs Muhlis mengatakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang dilaksanakan ini sekaligus silaturahmi dalam rangka pelaksanaan tugas-tugas kita sehari-hari.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Pj Bupati Muhlis menyampaikan beberapa pesan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Yang pertama tidak boleh ada stagnan didalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Dilaksanakan dan dijalankan sebagaimana biasanya, jangan sampai ada stagnan yang nantinya akan berakibat penghambatan kepada pelayanan publik. Selain itu juga agar kita menjaga perilaku di media sosial (Medsos),” kata Muhlis.
Dikatakannya, Pj itu adalah kepala pelayan masyarakat, kita semua adalah pelayan masyarakat dan Pj itu kepalanya. Sehingga ukuran keberhasilan kita itu adalah sejauh mana memberikan kepuasan pelayanan terhadap masyarakat.
Pj Bupati juga mengatakan, kalau ada masyarakat yang merasa kurang puas dalam pelayanan atau berbelit-belut dalam memberikan pelayanan dapat disampaikan kepada layanan pengaduan. “Kalau ada warga masyarakat ada yang kurang puas dengan pelayanan yang diberikan bisa menyampaikan pengaduannya ke kami,” kata Muhlis.
--page
Selian itu, ucap Muhlis, berdayakan dan layani masyarakat dengan program-program inovatif melalui program pendidikan dan kesehatan, infrastruktur, ketenagakerjaan, pertanian, UMKM, dan sosial, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pj Bupati juga mengatakan, bahwa kita daerah diminta untuk setiap tiga bulan agar melakukan evaluasi. Evaluasi yang diminta adalah apa yang menjadi atensi Presiden yaitu stunting dimana leading sektornya Disdalduk KBP3A, Dinas Kesehatan dan dinas instansi terkait lainnya.
Kemudian, penanganan kemiskinan. Kemiskinan ini merupakan atensi dari Presiden, angka pengangguran terbuka, inflasi, pelayanan publik minimal di daerah ada 20 layanan publik.
“Terkait stunting, pengangguran terbuka, kemiskinan, inflasi dan lainnya jangan sampai penganggarannya untuk acara seremonial, akan tetapi anggarannya yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” kata Muhlis.(RAMADHANI/H)









