BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Siti Nafsiah mengatakan cukup sedih dengan adanya fenomena kabut asap di sejumlah daerah di Provinsi Kalteng.
Sebagai legislator yang membidangi Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) dirinya meminta kepada satuan pendidikan yang berada di masing - masing daerah agar bisa membuat kebijakan pembelajaran selama kabut asap.
"Saya juga baru - baru ini mendengar informasi bahwa masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan mengeluh sesak nafas, batuk, pilek akibat dampak dari kabut asap," katanya, Kamis, 28 September 2023.
Lebih lanjut srikandi asal partai Golongan Karya (Golkar) ini mengungkapkan, kebijakan yang di buat oleh satuan pendidikan tersebut tentunya akan mempengaruhi bagaimana kondisi dari peserta didik.
Menurutnya sejauh ini, baru Pemerintah Kota Palangka Raya yang diketahui mengeluarkan surat edaran aturan belajar selama kabut asap, dengan poin penundaan jam belajar dan pengurangan jam belajar.
--page
"Pendidikan sangat penting tapi kesehatan juga sangat penting, maka dari itu kebijakan atau regulasi pembelajaran selama kabut asap sangat diperlukan segera diterbitkan," pungkasnya. (PATHUR/J)









