PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Koordinator Satgas Karhutla Palangka Raya, Heri Fauzi menyampaikan bahwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah kota setempat semakin parah. 

Sejak tanggal 27 sampai 28 September 2023, terdapat 14 titik api yang lokasinya berbeda. Di titik tersebut, sampai saat ini pihaknya belum bisa menangani.

"Saat ini dari kemarin di wilayah Kota Palangka Raya terdapat 14 titik api belum tertangani," ucapnya, Kamis, 28 September 2023.

Ia menginformasikan, di lapangan, upaya pemadaman api mengalami kendala akibat sulitnya mendapatkan sumber air di lokasi kejadian Karhutla.

Dalam peristiwa tersebut, pohaknya mencatat, kejadian Karhutla didominasi Kecamatan Jekan Raya. Dirinya juga menyampaikan, sampai hari ini, upaya pemadaman tetap dilakukan sembari membagikan masker gratis kepada masyarakat.

--page

"Sumber air jauh dan susah. Upaya saat ini kami lakukan membagikan masker secara berkelanjutan dengan melibatkan instansi terkait," tandasnya. (MARINI/Y)