PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Divisi Program Pelayanan, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS, Arfie Thahar, mengatakan bahwa BPDPKS bekerjasama dengan Asosiasi Inventor Indonesia atau AII untuk komersialisasi hasil riset mempertemukan inventor dengan investor.

"Pemanfaatan inovasi hasil riset yang telah dilakukan oleh BPDPKS dalam upaya komersialisasi telah melalui Kerjasama dengan AII untuk membantu dalam melakukan valuasi terhadap kesiapan teknologinya," kata Arfie dalam rilisnya pada Kamis, 28 September 2023.

Aefie menyatakan hal ini dalam Talkshow: Road to Pekan Riset Sawit Indonesia Tahun 2023 oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS pada Rabu, 27 September 2023.

"AII bertugas untuk mempertemukan Inventor atau Peneliti dengan Investor atau Industri," terangnya lagi.

Ada 19 invensi atau ide investor yang dituangkan dalam Litbang, dan setelah ditindaklanjuti secara mendalam sudah dihasilkan 7 Letter of Intent atau surat minat.

"Tujuh LOI ini yaitu Biosilika/Biosilac untuk cekaman kekeringan pada lahan sawit, fulfural dan asam levulinat, lemak calsium untuk pakan ternak, smart machine multy spectral untuk grading TBS, foaming agent untuk pemadam kebakaran, bioplastik untuk kemasan, emulsifier MDAG untuk aplikasi roti" tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/R)