PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kondisi udara Kota Palangka Raya masih berada pada indikator merah, sangat tidak sehat berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) KemenLHK.

“Kualitas udara sangat tidak sehat. Tingkat kualitas udara yang dapat meningkatkan resiko kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar,” Sebut KemenLHK dalam laman resmi ISPUnet update pukul 09.00 WIB Jumat, 29 September 2023.

Laman tersebut menunjukan partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2.5 µm (mikrometer) atau PM 2.5 berada pada angka 250.

Sedangkan pantauan lain, kelembaban udara berada pada angka 76 persen, aliran udara 1.011 dan suhu berkisar diangka 29 derajat celcius.

Kondisi udara yang buruk juga diakui Kepala BPBPK Kalteng, Ahmad Toyib. Ia menyampaikan ISPU per tanggal 28 September 2023 kondisi udara di Kota Palangka Raya berada pada posisi merah, sangat tidak sehat.

“Kejadian Karhutla makin meluas, hal ini mengakibatkan ISPU secara fluktuatif berubah-ubah, yakni di keadaan hijau dalam keadaan baik, kuning dalam keadaan tidak sehat, dan posisi merah, sangat tidak sehat,” ungkap Toyib dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 28 September 2023. (HERMAWAN DP/R)