BORNEONEWS, Palangka Raya - Kodim 1016 Palangka Raya memulai langkah-langkah untuk mengurangi dampak buruk kabut asap yang menyelubungi wilayah setempat.
Jajaran TNI mendistribusikan masker kepada masyarakat yang berada di sekitar Jalan A. Yani dan Pasar Besar Kecamatan Pahandut.
Tindakan ini merupakan upaya pencegahan penyakit akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Dandim 1016 Palangka Raya, Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat mengajak seluruh warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah.
Selain itu meningkatkan konsumsi air putih dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
--page
Hal ini penting mengingat kualitas udara di Kota Palangka Raya telah menurun akibat kabut asap dari Karhutla dalam beberapa minggu terakhir.
Selain menjadi tindakan preventif bagi masyarakat, pembagian masker juga merupakan bentuk kepedulian Kodim 1016 Palangka Raya terhadap warga yang terdampak oleh Karhutla.
Masker berperan sebagai pelindung pertama dari paparan polutan dan gas berbahaya, termasuk kabut asap yang dihasilkan oleh Karhutla.
"Oleh karena itu, penggunaan masker oleh masyarakat sangat dianjurkan," ujar Dandim.
Selain pembagian masker, Kodim 1016 Palangka Raya juga melakukan upaya pencegahan Karhutla melalui sosialisasi kepada masyarakat.
Mereka mengajak agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, yang dapat menyebabkan titik api baru.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk segera melaporkan jika mereka melihat lokasi yang terbakar, sehingga tindakan penanggulangan dapat dilakukan sejak dini. (HENDRI/J)









