PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tidak hanya sekolah formal yang terdampak kabut asap di Kota Palangka Raya saat ini, Sekolah Minggu atau Bina Iman yang biasanya dilaksanakan oleh Paroki Katedral Santa Maria juga memutuskan untuk meliburkan kegiatan selama musim asap.

"Melihat situasi kabut asap yang semakin pekat kami para pembina berpendapat bahwa untuk pembinaan kita liburkan dulu untuk sementara waktu," kata Cicilia Astuti, salah seorang pembina Bina Iman Katedral Santa Maria, Palangka Raya pada Jumat, 29 September 2023.

Menurut Kak Cici, panggilan akrabnya, keputusan ingin mengingat kegiatan Bina Iman atau Sekolah Minggu biasanya dilakukan Minggu pagi. Sementara kabur asap sangat terasa di pagi hari.

"Karena kalau pagi rasa asapnya sangat berasa sekali pekatnya," tuturnya lagi.

Hal ini diamini oleh para orang tua yang anaknya biasa selalu Sekolah Minggu.

--page

"Memang itu patut dipertimbangkan, mengingat orang tua juga kerasa sesaknya, apalagi anak-anak," tutur Surianto, orang tua anak Sekolah Minggu Katedral Santa Maria.

Orang tua lainnya, Ida Ngadiyanto juga menyampaikan pendapat yang serupa.

"Betul, menurut saya sementara waktu Bina Iman diliburkan dulu, mengingat udara kurang mendukung. Daripada anak-anak jatuh sakit," tuturnya pula. (TESTI PRISCILLA/H)