Usaha Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) untuk menekan angka kemiskinan mulai membuahkan hasil. Upaya tersebut diakui oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kobar.
Kepala BPS Kobar Johansyah mengatakan, angka kemiskinan di Kabupaten Kobar secara bertahap memang terus mengalami penurunan. Meski tidak dratis namun tren positif terus ditunjukkan dalam beberapa tahun belakangan. Angka kemiskinan terus berkurang, memang untuk masalah tersebut tidak bisa instan. “Tren terbaik mulai dibukukan Pemerintah Kobar dalam beberapa tahun belakangan ini,” kata Johansyah. Jumat (15/4/2016).
Johansyah mengungkapkan, data tahun 2014 tercatat berada di angka 5,24% kemudian per Desember 2015 menurun ke angka 4,08%. Beberapa tahun sebelumnya mulai tahun 2010 hingga 2013 masih sempat tertahan di angka 6,97 persen. “Sejak tahun 2010 hingga 2015 lalu Pemkab Kobar dinilai mampu menurunkan angka kemiskinan sebesar 2,89 persen. Dan ini bisa dibilang cukup lumayan untuk Kabupaten yang sedang berkembang,” terang Johansyah.
Menurut Johan, penurunan angka kemiskinan bisa berhasil karena pemerintah bisa dengan baik menerapkan program pembangunan. Tidak hanya bidang infrastruktur, namun juga pada pemberdayaan masyarakat.
“Tahun 2016 ini memang sempat sedikit terjadi hambatan karena penurunan harga sawit, namun dengan penurunan harga BBM subsidi maupun non subsidi diharapkan bisa mendongkrak ekonomi masyarakat terutama dengan turunnya harga barang dan jasa,” pungkasnya.(CR-1/B-8)


