PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Otto Fitriandy menyampaikan bahwa mengantisipasi modus-modus kejahatan digital yang kian marak saat, mahasiswa dapat melakukan pembelajaran mandiri secara digital melalui portal Learning Management System atau LMS yang dimiliki OJK melalui website www.lmsku.ojk.go.id.

"Generasi Z merupakan anak muda yang bertumbuh di era digitalisasi, sehingga sarana pembelajaran edukasi literasi juga harus dilakukan melalui sarana tersebut," kata Otto dalam rilisnya pada Jumat, 29 September 2023.

Hal ini juga disampaikan Otto dalam Edukasi dan Sosialisasi Pengenalan OJK, Waspada Investasi Ilegal, Pinjaman Online Ilegal, Produk dan Layanan Jasa Keuangan, OJK bekerjasama dengan Bank Kalteng menyelenggarakan Goes to Campus ke Universitas Antakusuma, Pangkalan Bun baru-baru ini.

Adanya era digitalisasi menurut Otto akan muncul banyak modus-modus kejahatan digital yang mudah menyerang dan memberikan penawaran seperti tawaran modus like and subscribe, modus sniffing, dan modus undangan pernikahan yang sering kita jumpai khususnya para pengguna smartphone Generasi Z saat ini.

"Saya berpesan kepada para mahasiswa agar sangat berhati-hati dan lebih bijak dalam menggunakan teknologi termasuk smartphone yang dimiliki agar terhindar dari kejahatan di dunia digital, selain itu memperhatikan prinsip legal dan logis sebelum menerima tawaran yang tidak ketahui legalitasnya," terang Otto Fitriandy lagi.

--page

Hadir pula Narasumber dari PT Bank Kalteng Cabang Pangkalan Bun menyampaikan materi mengenai pengenalan produk dan layanan perbankan. (TESTI PRISCILLA/H)