BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Prodi S2 dan S3 Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan dari SPs Universitas Sumatera Utara atau USU, Profesor Rahmawaty menyampaikan kekagumannya saat mengunjungi kawasan eduwisata objek wisata mangrove di Malaysia.
"Sangat bagus karena masyarakat mengelola hutan mangrovenya secara swadaya," kata Prof Rahmawaty dalam rilisnya kepada Borneonews pada Jumat, 29 September 2023.
Prof Rahmawaty menuturkan, kunjungan ke objek wisata mangrove ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka pengabdian kepada masyarakat atau PKM USU bermitra Akademisi Internasional.
"Awalnya masyarakat di sini hanya ingin mengubah lingkungan mereka yang penuh dengan sampah, sehingga sekarang menjadi kawasan yang bersih. Ternyata malah menjadi eduwisata," tuturnya.
"Saat ini banyak perusahaan-perusahaan yang menyalurkan dana CSR mereka ke kawasan eduwisata mangrove ini. Kita perlu ATM di sini, amati, tiru dan modifikasi untuk pengelolaan mangrove khususnya di Desa Lama dan Desa Paluh Kurau yang menjadi mitra PKM internasional USU 2023," tutur Prof Rahmawaty.
--page
Tim USU yang terlibat dalam kunjungan ini ialah Prof Dr Rahmawaty, Prof Dr Abdul Rauf, Dr Arif Nuryawan, dan Dr T Alief Atthorick.
Sementara itu, Tim USU didampingi Mitra Luar Negeri terdiri atas Prof Dr Hjh Farida Zuraina Mohd Yusof selaku Dekan Fakulti Sains Gunaan, Universiti Teknologi MARA atau UiTM Shah Alam, Selangor Darul Ehsan Malaysia. Kemudian juga ada Prof Dr Mhd Hasmadi Ismail dari Fakulti Perhutanan dan Alam Sekitar UPM, Prof Dr Nazib Ibrahim, dan Prof Madya Dr Seca Gandaseca dari Faculty Sains Gunaan UiTM Malaysia. (TESTI PRISCILLA/Y)








