PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah Oksigen merupakan fasilitas kesehatan semipermanen, yang khusus dilengkapi dengan peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi warga yang terkena sesak nafas akibat kabut asap.

Untuk membangunan dan mengadakannya Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Syamsul bahwa perlu adanya observasi dan penelitian secara medis tidak bisa sembarangan asal-asalan. 

"Harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, rumah oksigen lebih untuk kepentingan menenangkan orang. Kita bekerja berbasis bukti ilmiah," ucapnya, Sabtu, 30 September 2023.

Dalam situasi kabut asap seperti ini contohnya di Kota Palangka Raya mungkin kasus ISPA meningkat, tapi tidak bisa semua di simpulkan disebabkan oleh kabut asap.

Banyak faktor yang menyebabkan ISPA, kabut asap hanya salah satunya saja. Kendati demikian, tidak semua orang yang terpengaruh oleh kabut asap perlu menggunakan rumah oksigen.

"Sekarang apakah orang yang bisa jalan-jalan seperti ini kekurangan satu rasi oksigen, kan tidak mungkin. Karena menurut aturannya, penggunaan oksigen diberikan pada orang ketika satu rasi oksigennya kurang dari 90 persen," terangnya. (MARINI/R)