BORNEONEWS, Palangka Raya - Maskulin kerap disangkutkan dengan pria yang memiliki ciri-ciri pemberani, tegas, dan mandiri. Namun banyak yang beranggapan bahwa apabila seorang pria yang terjun ke modelling akan terkesan tidak maskuli.
Hal ini lah yang diutarakan oleh, Pahrudinnor Alvin atau kerap disapa Stevan Alvin seorang model pria Kota Palangka Raya yang ingin pecahkan stigma demikian, banyak yang beranggapan bahwa jika pria jadi model akan terkesan tidak maskulin.
"Padahal hal itu salah, banyak sekali bertebaran di Industri model dan Fashion baik dalam maupun luar negeri pria yang menjadi model. Bahkan yang awal nya model, bisa merambat kedunia acting dan perfilman," ucapnya, Sabtu, 30 September 2023.
Ia menyatakan, karena dunia modeling sangat memilik pengaruh yang besar. Terutama sebagai batu loncatan karir. Dirinya berkeinginan bahwa stigma yang beredar luas di masyarakat harus dipecahkan.
Tanpa adanya model maka peragaan busana tidak berati apa-apa. Model sebagai media untuk melakukan promosi terutama membantu, designer untuk mempromosikan hasil karya kepada masyarakat luas.
"Stigma jika pria jadi model akan terkesan tidak maskulin. Hal seperti itu termasuk toxic mascullinity dan hanya untuk orang yang berpikiran sempit," tutupnya. (MARINI/R)









