BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Toyib mengatakan sampai saat ini karhutla di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau masih belum bisa dipadamkan total.
Ia menyampaikan kondisi lahan masih berasap. Satuan tugas (satgas) karhutla di lapangan berupaya memadamkan secara permanen dengan bergerak dari sisi lahan terbakar, pelan menuju ke tengah.
"Saat ini daerah terparah Karhutla memang Pulang Pisau dan Kapuas, kendala yang dihadapi adalah cepatnya perluasan lahan yang terbakar. Kemaren satgas darat juga susah bergerak karena asap yang tebal," katanya, Sabtu, 30 September 2023.
Desa Tumbang Nusa Kabupaten Pulang Pisau hampir kurang lebih 60 persen tektur tanah gambut. Dirinya juga menghimbau, agar masyarakat tidak membukan lahan dengan cara apapun.
Dirinya juga mengimbau masyarakat jangan lalai baik membuang piting rokok sembarangan dan kelalaian lainnya. Karena itu dapat pemicu titik api, apalagi dilahan yang mudah terbakar.
"Saya mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat lainnya, untuk dapat berpartisipasi ikut mensosialisasikan upaya pencegahan pembukan lahan dengan cara dibakar, hal ini perlu upaya kita bersama," harapnya. (MARINI/R)









