NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Kebakaran lahan di Kabupaten Lamandau sempat mereda beberapa bulan terakhir ini karena hujan. Namun, kini kebakaran lahan kembali terjadi karena cuaca panas. Tim pemadam kembali berjibaku di lapangan untuk memadamkan api.

Kebakaran lahan tersebut terjadi di Kelurahan Nanga Bulik, RT 4, Kecamatan Bulik (Belakang Bank Pembangunan Daerah Kalteng Cabang Lamandau). Api yang menghanguskan setengah hektar lahan gambut itu baru bisa sepenuhnya dipadamkan pada Sabtu petang, 30 September 2023.

“Untuk kondisi api saat ini sudah berhasil dipadamkan oleh personel BPBD, Sapotdam dan Polres Lamandau,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel saat dikonfirmasi pada Minggu, 1 Oktober 2023.

Dijelaskan Hendikel, kejadian pertama diketahui pihaknya saat personel BPBD Kabupaten Lamandau mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar terkait adanya kebakaran di lokasi. Mendapatkan informasi tersebut, anggota kemudian menuju ke lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

“Kami sempat kesulitan melakukan pemadaman, namun akhirnya api sepenuhnya berhasil dipadamkan,” bebernya.

--page

Sebelumnya, kata dia, tim sempat kesulitan memasang mesin pemadam dan selang yang bisa mencapai lokasi kebakaran. Akhirnya, tim harus memikul selang dan menyambungkannya hingga bisa mencapai titik api. Di lokasi, asap masih tampak mengepul. Tim berusaha memadamkan dengan perlengkapan yang telah dipasang.

“Kebakaran di lokasi tersebut sudah pernah terjadi dan mampu dipadamkan. Namun, kondisi sekarang api membara lagi karena kondisi panas beberapa hari terakhir,” ujarnya.

Diketahui, dalam seminggu terakhir ini sudah terjadi kebakaran lahan di empat lokasi berbeda. Diantaranya, di Sekitar perusahaan perkebunan sawit PT Pilar Wana Persada, di Desa Batu Kotam, di belakang perumahan Bajurung Raya dan terakhir di belakang BPD Kalteng Cabang Lamandau.

Atas sejumlah kejadian itu, Hendikel meminta masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran lahan. Pasalnya, berdasarkan informasi yang diperoleh, curah hujan dalam beberapa hari ke depan rendah. (HENDI NURFALAH/J)