BORNEONEWS, Banjarmasin - Tiga tahanan kabur dari balik jeruji besi di Mapolsek Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Sabtu (16/4/2016) pagi. Ketiganya adalah Hendra bin Idrus, dan Haryo Sugiat, tahanan kasus narkoba, serta Alanuri, tahanan kasus penggelapan.
“Tahanan berhasil kabur sekitar pukul 06.45 wita. Tersangka sempat berkelahi melawan seorang petugas jaga,” kata seorang anggota Polsek Banjarmasin Selatan yang enggan ditulis namanya, Sabtu (16/4/2016).
Menurut sumber Borneonews ini, kaburnya tiga tahanan bermula saat Ajun Inspektur Satu Jumain membagi-bagikan kue kepada penghuni sel. Jumain membuka dua pintu terali besi sebelum tiba di ruang tahanan yang dituju. Di tengah sibuk membagi kue, Jumain sempat menitipkan rentengan mata kunci pintu sel kepada salah satu tersangka.
Beres membagikan kue, Aiptu Jumain menutup kembali pintu-pintu sel. Tanpa disadari oleh Jumain, seorang tahanan agaknya mencoleng satu mata kunci. Saat kejadian, ada tiga polisi yang kebetulan di polsek, tapi yang jaga di pos cuma satu orang saja. Polisi yang berkelahi itu sempat berteriak minta pertolongan.
Mengetahui tiga tersangka kabur, seorang anggota polsek Brigadir Sugeng berusaha meringkus, tapi gagal karena tersangka keburu kabur. Sementara ada dua anggota polsek lainnya, sibuk mengamankan sel tahanan yang sebagian pintunya terbuka.
Kelalaian penjaga
Sementara Kaolresta Banjarmasin, Komisaris Besar Wahyono, menuturkan dugaan sementara ada kelalaian petugas jaga atas nama Aiptu Jumain. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu para tersangka yang melarikan diri.
“Murni kelalaian petugas jaga, ada sanksi terhadap polisi yang lalai. Untuk perkembangan akan dilaporkan lagi,” ujar Wahyono kepada wartawan.
Sementara Kapolresta Banjarmasin, Komisaris Besar Wahyono, menuturkan dugaan sementara ada kelalaian petugas jaga atas nama Aiptu Jumain. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu para tersangka yang melarikan diri. (CR-2/B-10)








