TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Meski PMK Peru di Kelurahan Ampah Kota Kabupaten Barito Timur merupakan kumpulan relawan pemadam kebakaran, namun komunitas ini tidak membatasi diri hanya untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah kebakaran. Mereka juga secara rutin mengangkut sampah warga RT 18 ke Tempat Pembuangan Sementara atau TPS.

"Untuk saat ini kami melakukan pemungutan dan pengangkutan sampah cuma satu kali dalam seminggu karena alat dan fasilitas yamg belum maksimal. Selain itu kawan-kawan relawan juga memiliki kesibukan lain, jadi sementara kami sepakat untuk saat ini satu kali dalam seminggu atau setiap malam Minggu," jelas Kapten PMK Peru Muhammad Aldi, Minggu, 1 Oktober 2023.

Dia menambahkan, armada angkut sampah yang digunakan berupa gerobak dan sepeda motor roda tiga yang dilengkapi bak, namun sepeda motor tersebut sering mogok karena kondisi yang sudah tua.

"Kami memulai mengangkut  sampah ke TPS di depan Pasar Ampah dari jam 7 malam sampai jam 9 malam. Kami mengangkut sampah yang sudah dikemas dalam kantong plastik dan ditaruh depan rumah oleh warga," tuturnya.

Aldi kemudian menjelaskan alasan PMK Peru mengangkut sampah warga. Menurutnya, selain membantu warga yang mengalami musibah kebakaran, PMK Peru ingin membantu pemerintah menanggulangi masalah sampah yang ada di lingkungan sehingga tercipta lingkungan yang bersih dan asri.

--page

PMK Peru juga ingin aksi sosial itu menjadi contoh dan memberi dampak positif bagi remaja khususnya yang ada di RT 18.

"Untuk jasa angkut sampah ini PMK Peru tidak menetapkan tarif khusus, biasanya kami dalam sebulan sekali kami berkeliling memungut donasi seikhlasnya dari warga untuk operasional atau membeli bensin dan perbaikan unit-unit yang ada," terangnya.

Sejak PMK Peru secara rutin membantu mengangkut sampah, kini lingkungan RT 18 lebih terlihat bersih dan warga tidak lagi membuang sampah sembarang.

Selain membantu dalam musibah kebakaran dan mengangkat sampah warga, PMK Peru juga melakukan berbagai aksi kemanusiaan lainnya seperti membantu korban banjir, menangani pohon tumbang, membantu pengamanan acara keagamaan dan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan.

Hingga kini relawan PMK Peru telah mencapai 40 orang dengan berbagai latar belakang profesi dan usia. (BOLE MALO/H)