PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Lembaga Litbang dari dua Universitas di Kalimantan mendapatkan pendanaan riset dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS melalui Program Grant Riset Sawit Tahun 2023 yaitu Universitas Tanjungpura atau disingkat sebagai Untan di kota Pontianak, Kalimantan Barat, serta Universitas Lambung Mangkurat di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Hal ini disampaikan dalam rilis penandatanganan sebanyak 42 perjanjian kerja sama baru, ditambah 1 nota kesepahaman dengan Kementerian Perindustrian, sama seperti nota kesepahaman yang dilakukan bersama BRIN pada tahun yang lalu.

"Dari total kerja sama tersebut, melibatkan 26 Lembaga Litbang yang berasal dari perguruan tinggi negeri, swasta dan Kementerian/Lembaga pemerintah," kata Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman dalam rilisnya pada Senin, 2 Oktober 2023.

Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman memberikan apresiasi kepada Lembaga yang hadir pada acara seremoni tersebut yaitu Badan Riset dan Inovasi Nasional, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Kementerian Perindustrian, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Kemudian ada IPB University, Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Pertamina, Universitas Andalas, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Jambi.

--page

Selanjutnya ada Universitas Lambung Mangkurat yang ada di Banjarmasin, Universitas Tanjungpura di Pontianak, Universitas Lampung, Universitas Musamus Merauke, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Riau, Universitas Syiah Kuala, Universitas Tadulako, Universitas Gadjah Mada.

Ada pula Politeknik, Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta, Politeknik Teknologi Kimia Industri, Politeknik Negeri Ujung Pandang, PT Riset Perkebunan Nusantara, Pusat Penelitian Kelapa Sawit, serta Centre for Sustainability and Waste Management Universitas Indonesia.

Persaingan tahun ini menurut Eddy sangat sengit. Pada awal pendaftaran pada bulan Februari 2023 Lalu terdapat 779 proposal yang diterima oleh BPDPKS.

"Dari jumlah tersebut terdapat 62 proposal yang lolos seleksi substansi oleh Komite Litbang BPDPKS, hingga pada tahap akhir terpilih 26 proposal yang akan didanai," kata Eddy lagi. (TESTI PRISCILLA/H)