BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walaupun sudah berulang kali pihak terkait mengingatkan para penghobi layang-layang untuk tidak menerbangkan layangan di sekitar atau dekat Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin, namun ada saja yang masih nekad memainkan permainan tersebut.
Beberapa hari lalu sempat terjadi insiden adanya benang layangan yang sedang mengudara tersangkut bagian badan pesawat terbang di sekitar Bandara Iskandar.
Danlanud Iskandar Pangkalan Bun Letkol Pnb Ignatius Widi Nugroho, Selasa, 3 Oktober 2023 usai upacara peringatan HUT ke-64 Kabupaten Kobar menjelaskan untunglah tersangkutnya badan pesawat oleh benang layangan tersebut tidak menyebabkan kerusakan pada pesawat tersebut.
"Walau pesawat NAM Air yang tersangkut benang layangan tidak mengalami kerusakan, namun potensi bahaya yang ditimbulkan akibat adanya layangan yang diterbangkan dekat Bandara Iskandar tentunya sangat besar dan merugikan. Tentunya sangat tidak diharapkan adanya pesawat rusak ketika tersangkut benang layangan. Karena hal ini berpotensi menyebabkan pesawat mengalami kecelakaan hingga menimbulkan korban jiwa," jelasnya.
Karena itulah pihaknya selalu mengingatkan para penghobi layang-layang agar tetap mematuhi aturan dan larangan menerbangkan layangan di sekitar bandara.
"Karena sesuai ketentuan yang ada 6 km di sekitar kiri dan kanan landasan dan 15 Km dari panjang landasan kami ingatan agar tidak ada yang menerbangkan layangan, demi keselamatan penerbangan. Jangan sampai terulang lagi insiden tersangkutnya benang layangan pada badan pesawat dikemudian hari," jelasnya. (WAHYU KRIDA/R)









