BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mewaspadai ancamanan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengingat, kasus Karhutla mulai terjadi dibeberapa wilayah di Kalteng.
Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo mengatakan, terjadi peningkatan Karhutla yang cukup signifikan di beberapa wilayah di Kalteng. Untuk itu, perlu meningkatkan kewaspadaan dan upaya pencegahan.
"Saat ini kita harus benar-benar mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan. Seperti kita ketahui bersama, dalam dua minggu terakhir ini kejadian di beberapa wilayah di Provinsi Kalteng meningkat cukup signifikan," kata H. Edy Pratowo.
Lebih lanjut, Edy Pratowo meminta kepada seluruh jajaran mulia dari pemerintah provinsi, kabupaten/kota untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla.
"Saya meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota, serta instansi terkait, baik swasta dan elemen masyarakat, untuk bersama-sama meningkatkan kesiapsiagaan dan langkah prefentif dalam menanggulangi Karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah," tuturnya.
--page
Disebutkannya, BMKG memperkirakan musim kemarau tahun ini lebih panjang bahkan hingga bulan Oktober ini, akibat fenomena ekstrem El Nino.
"Saya minta lakukan respon cepat terhadap situasi di wilayah masing-masing, sehingga kejadian Karhutla dapat tertangani dengan baik dan tidak meluas," pungkasnya. (DANANG/Y)









