BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalteng, Muhajirin meminta kepada pemda agar dapat mendorong masyarakat untuk dapat memadukan konsep tradisional dan modern dalam pengembangan pertanian.
Menurutnya, dengan memadukan kosep tradisonal dan modern maka akan dapat membuat pengembangan pertanian lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang, terlebih bagi para peladang.
"Perpaduan dua konsep itu juga akan dapat meminimalisir pembakaran lahan oleh para peladang, sebab selama ini peladang hanya menerapkan konsep tradisional, ketika membuka lahan dengan cara dibakar," katanya, Rabu, 4 Oktober 2023.
Membakar lahan untuk pertanian pastinya akan dapat mengakibatkan dampak negatif terlebih pada saat musim kemarau. Apalagi kurangnya pemantauan akan dapat mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sehingga, dengan adanya penggabungan konsep tradisional dan modern para petani khususnya peladang ketika membuka lahan tidak lagi dengan cara membakar lagi, tapi dengan cara yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
--page
"Tentunya agar perpaduan konsep itu dapat diterapkan edukasi maupun sosialisasi perlu dilakukan, dan yang paling penting yaitu mendukung dengan menyalurkam bantuan alat pertanian modern kepada petani," ujarnya.
Selain itu, agar para petani peladang dapat dengan mudah menerapkan konsep tersebut mereka perlu diberikan pelatihan terutama dalam penerapan teknologi modern dan praktik pertanian berkelanjutan.
"Pelatihan penting untuk membantu petani lokal atau peladang memahami dan menggabungkan elemen-elemen baru dalam praktik tradisional mereka," pungkasnya. (DONNY D/Y)









