BORNEONEWS, Palangka Raya - Tanggal 4 Oktober diperingati sebagai Hari Hewan Sedunia setiap tahunnya. Menurut Pengelola Rumah Singgah Agung Testi atau RSAT Palangka Raya, Agung Priantoko kepada Borneonews, peringatan Hari Hewan Sedunia bukan hanya diperuntukan bagi hewan peliharaan maupun hewan ternak, tetapi juga termasuk hewan liar.
"Hari Hewan Sedunia bukan hanya berlaku untuk hewan peliharaan, bentuk perlakuan baik kepada hewan juga mencakup semua makhluk hidup, termasuk yang ada di alam liar," kata aktivis yang bergerak di lingkup kesejahteraan dan kesehatan hewan ini pada Rabu, 4 Oktober 2023.
Agung menjelaskan bahwa menurut sejarah, peringatan Hari Hewan Sedunia pertama kali diselenggarakan pada 24 Maret 1925 di Sport Palace, Berlin, Jerman.
"Sebenarnya, pihak penyelenggara saat itu merencanakan pengadaan acara tersebut pada 4 Oktober," kata Agung lagi.
Namun saat itu, lanjut Agung, Sport Palace yang jadi satu-satunya tempat yang cukup untuk menampung ribuan pengunjung, tidak bisa digunakan pada tanggal tersebut.
--page
Karena itu, penyelenggara saat itu mau tak mau memajukan peringatan Hari Hewan Sedunia pertama menjadi tanggal 25 Maret.
"Namun, tak disangka, acara tersebut disambut baik. Buktinya, tercatat lebih dari 5.000 orang menghadiri Sport Palace," katanya.
Barulah pada tahun 1929, kata Agung, Hari Hewan Sedunia diperingati pada tanggal 4 Oktober dan berlanjut hingga sekarang. (TESTI PRISCILLA/J)








